7 Fakta Penyakit Difteri Berikut Akan Membuat Anda Percaya Kalau Penyakit Ini Sangat Berbahaya

Tanggal 11 Desember 2017 yang lalu, telah dimulai program Imunisasi Tanggap Kejadian Luar Biasa (Outbreak Response Immunization/ORI) untuk menangani wabahnya penyakit difteri yang merebak di Provinsi Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Kabupaten dan kota yang dicakup dalam program tersebut antara lain Jakarta Barat, Jakarta Utara, Purwakarta, Karawang, Bekasi, Kota Bekasi, Depok, Tangerang, Serang, Kota Tangerang, Kota Serang, dan Kota Tangerang Selatan.

Kejadian mewabahnya penyakit difteri ini sungguh mengejutkan banyak pihak. Tak ayal pula, menimbulkan kepanikan pada masyarakat. Ya, bagaimana tidak, out of nowhere tiba-tiba saja ada pemberitaan bahwa banyak korban jatuh akibat penyakit difteri ini.

Difteri. Apa sebenarnya difteri itu? Dari mana datangnya? Apa yang menyebabkannya?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, barangkali Anda pun sudah googling dan menemukan banyak sekali artikel yang mengulas penyakit ini.

Namun, Anda mungkin baru akan benar-benar yakin bahwa penyakit ini sangat berbahaya setelah membaca 7 fakta mengenai penyakit difteri berikut ini.

Nah, setelah Anda mengetahui beberapa fakta mengenai penyakit difteri di atas, tentunya Anda sekarang sudah yakin kan, kalau penyakit ini sangat berbahaya dan tidak bisa diremehkan?

Semoga dengan memahami bahaya penyakit difteri ini, Anda tidak ada lagi menolak vaksinasi difteri pada anak-anak Anda ya.

Segera jadwalkan imunisasi pada anak-anak sesuai usianya ke fasilitas kesehatan terdekat. Penuhi hak anak-anak kita untuk sehat. Jangan biarkan mereka menantang penyakit ini sendirian tanpa perlindungan yang sebenarnya bisa didapatkan dengan mudah, dan bahkan gratis.

Salam sehat!

Credit Title

  • Penulis                 : Carolina N. Ratri
  • Editor                    : Fitri Handayani,S.Kep.,MPH
  • Redaktur 1          : dr. Fatwa Sari Tetra Dewi,MPH.,Ph.D
  • Redaktur 2          : dr. Fitriana,MSc.,FM

Referensi:

  1. Atkinson, William (May 2012). Diphtheria Epidemiology and Prevention of Vaccine-Preventable Diseases (12 ed.). Public Health Foundation. pp. 215–230. ISBN 9780983263135. Archived from the original on 15 September 2016.
  2. http://www.who.int/immunization/monitoring_surveillance/burden/diphtheria/en/
  3. Kementerian Kesehatan RI. InfoDATIN (2016). Situasi Imunisasi di Indonesia.
  4. WHO (2016). EPI Fact Sheet. Indonesia – Immunization system highlights.
  5. “Diphtheria vaccine”(PDF). Wkly Epidemiol Rec81 (3): 24–32. 20 January 2006. PMID 16671240Archived (PDF) from the original on 6 June 2015.
  6. WHO (2017). Diphtheria reported cases.
  7. WHO (2016). Indonesia: WHO and UNICEF estimates of immunization coverage: 2016 revision.
  8. IDAI (2017). Imunisasi. Jadwal Imunisasi 2017.
  9. https://www.msn.com/id-id/kesehatan/health/penyakit-difteri-pernah-hilang-di-indonesia-mengapa-muncul-lagi/ar-BBGu1hq?li=AAfukE3

Mungkin Anda juga menyukai

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial